Istimewa

KALBARAYA – Pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan sikap penolakan keras terhadap keputusan Israel yang mengakui kemerdekaan Somaliland. Sikap diplomasi ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa (KTM-LB) ke-22 Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berlangsung di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (10/1/2026).

Indonesia menegaskan bahwa posisi Jakarta tetap konsisten dalam mendukung integritas kedaulatan Somalia sebagai satu kesatuan negara yang utuh.

“Indonesia berkomitmen penuh pada kedaulatan serta kesatuan teritorial Republik Federal Somalia. Kami memandang Somaliland sebagai bagian integral dan tak terpisahkan dari wilayah Somalia,” tegas Anis Matta di hadapan para delegasi OKI.

Ancaman Stabilitas Kawasan Pertemuan darurat ini diinisiasi atas permintaan Presiden Somalia sebagai reaksi terhadap manuver politik Israel di kawasan Tanduk Afrika. Indonesia menilai pengakuan sepihak tersebut melanggar prinsip hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selain itu, langkah Israel dikhawatirkan akan memicu eskalasi ketegangan dan mengganggu stabilitas keamanan di kawasan tersebut. Anis Matta menekankan bahwa dinamika internal terkait Somaliland seharusnya diselesaikan secara domestik melalui mekanisme internal pemerintah Somalia tanpa intervensi pihak luar.

Dukungan Kolektif dan Resolusi OKI

Dalam forum yang dihadiri oleh 39 negara anggota tersebut, Indonesia mendorong penguatan peran OKI melalui pengaktifan kembali OIC Contact Group on Somalia. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keutuhan wilayah negara tersebut dari ancaman disintegrasi.

Posisi Indonesia juga selaras dengan pernyataan bersama (Joint Statement) yang digagas oleh Mesir dan didukung oleh 22 negara lainnya, termasuk Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Secara garis besar, KTM-LB OKI ke-22 ini menghasilkan dua poin resolusi utama:

  1. Penolakan Kolektif: Menolak secara resmi klaim pengakuan Israel atas kemerdekaan Somaliland.
  2. Mitigasi Dampak: Komitmen OKI untuk menanggulangi implikasi politik dan keamanan yang muncul akibat langkah Israel tersebut.

Partisipasi aktif Indonesia dalam forum ini kembali menegaskan peran strategis Jakarta dalam menjaga ketertiban dunia dan solidaritas antarnegara Muslim di panggung internasional.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *