KALBARAYA, JAKARTA – Pemerintah menyiapkan fasilitas transportasi darat berupa bus dan kereta api secara gratis bagi calon penumpang yang terdampak pengalihan penerbangan akibat penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Penghentian sementara operasional bandara ini dipicu oleh ancaman sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan bahwa arus penerbangan dialihkan ke beberapa bandara alternatif, termasuk Kertajati, Juanda, Yogyakarta International Airport (YIA), Semarang, dan Solo. Untuk mendukung mobilitas warga, InJourney Airports bekerja sama dengan Angkasa Pura dan pihak maskapai menyediakan angkutan darat lanjutan tanpa dipungut biaya.
Sebagai bagian dari prosedur Service Recovery Activation (SRA), armada bus gratis disiagakan dengan rute menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, hingga Surabaya. Penumpang dapat mendaftar langsung di posko khusus yang tersedia di Terminal 1, 2, dan 3 Bandara Soetta. Selain layanan angkutan, para calon penumpang juga menerima bantuan logistik berupa makanan dan minuman ringan serta penataan area tunggu khusus di terminal.
Langkah penutupan operasional demi keselamatan penerbangan ini berlaku untuk delapan bandara di wilayah Jawa dan Sumatra, yang meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Taufik Kiemas, dan Atung Bungsu.
