Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis Demokrat, Ahmad Khoirul Umam.

KALBARAYA, JAKARTA – Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam, menegaskan bahwa pidato politik Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengenai kekuasaan yang berbatas waktu bukanlah sinyal untuk maju pada Pilpres 2029. Ia menilai anggapan tersebut terlalu jauh dan mengaburkan substansi utama pidato, yang sejatinya berfokus pada penegakan demokrasi serta penegasan komitmen dalam mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Umam menjelaskan, pidato yang disampaikan dalam rangka Peringatan 25 Tahun Partai Demokrat di Jakarta Pusat tersebut menekankan posisi tegas Demokrat sebagai bagian dari koalisi pemerintah. Menurutnya, AHY secara eksplisit meminta seluruh kader untuk menyukseskan agenda strategis Presiden Prabowo, mulai dari Program Sekolah Rakyat, Gerakan Indonesia ASRI, hingga langkah tegas menutup kebocoran aset negara.

Terkait pesan AHY bahwa kekuasaan tidak bersifat abadi, Umam menyebut pernyataan itu sebagai pengingat atas prinsip dasar konstitusi dan amanah Reformasi. Ia menambahkan, pengalaman 10 tahun masa kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyerahkan kekuasaan secara damai dan demokratis merupakan contoh nyata yang patut dijadikan teladan dalam menjaga keberlanjutan demokrasi di Tanah Air.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *