Timnas Futsal Indonesia di SEA Games Thailand 2025 di Nonthaburi Province Stadium, Senin (15/12). Foto: NOC Indonesia/Mochammad Rifqi Priadiansyah

KALBARAYA, NONTHABURI – Timnas Futsal Putra Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang dengan merengkuh medali emas SEA Games 2025. Kepastian gelar juara ini diraih usai skuat Garuda menghancurkan tim tuan rumah, Thailand, dengan skor telak 6-1 pada laga pamungkas yang berlangsung Jumat (19/12) malam WIB.

Kemenangan impresif ini membuat Indonesia mengoleksi sembilan poin, jumlah yang sama dengan perolehan Thailand. Namun, Indonesia berhak menduduki podium tertinggi karena unggul dalam catatan head-to-head (H2H) atas tim Gajah Perang.

Dominasi Sejak Babak Pertama Tampil penuh percaya diri, Indonesia sudah memegang kendali permainan sejak menit awal. Keunggulan dibuka melalui eksekusi penalti tenang Firman Ardiansyah setelah Samuel Eko dilanggar keras di area terlarang.

Tak berselang lama, Indonesia menggandakan keunggulan melalui skema bola mati yang apik. Berawal dari tendangan bebas cerdas Ardiansyah Nur, bola diteruskan kepada Syauqi Saud yang langsung melepaskan tembakan keras ke jala gawang Thailand. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Manfaatkan Kegagalan Powerplay Lawan Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Indonesia tidak menurun. Samuel Eko memperlebar jarak menjadi 3-0 lewat sepakan kaki kiri akurat yang gagal diantisipasi kiper lawan.

BACA JUGA : Dahsyat! Rizki Juniansyah Sabet Emas SEA Games 2025 dan Pecahkan Dua Rekor Dunia Sekaligus

Kondisi tertinggal tiga gol memaksa Thailand menerapkan strategi powerplay guna mengejar ketertinggalan. Namun, keputusan tersebut justru menjadi bumerang. Disiplinnya pertahanan Indonesia membuat serangan powerplay Thailand kerap patah di tengah jalan.

Indonesia berhasil memanfaatkan gawang Thailand yang kosong untuk menambah pundi-gol. Dewa Rizky dan brace (dua gol) dari Ardiansyah Nur lahir dari serangan balik cepat akibat kegagalan strategi tersebut. Thailand hanya mampu membalas satu gol hiburan melalui aksi Krit Aransanyalak. Skor mencolok 6-1 pun menjadi penutup laga bersejarah ini.

Keberhasilan ini sekaligus mengukuhkan dominasi futsal Indonesia di kawasan Asia Tenggara dan menjadi modal berharga untuk menatap kompetisi internasional di level yang lebih tinggi.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *