Mantan Menteri Pertahanan China, Li Shangfu & Mantan Menteri Pertahanan China, Wei Fenghe.

KALBARAYA, BEIJING – Pemerintah China mengambil langkah drastis dalam upaya pembersihan korupsi di tubuh militer. Dua mantan Menteri Pertahanan, Li Shangfu dan Wei Fenghe, resmi dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan selama dua tahun. Pengumuman vonis berat ini disampaikan oleh kantor berita pemerintah, Xinhua, pada Kamis (7/5/2026).

Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat dari Presiden Xi Jinping yang terus menggencarkan pembersihan di internal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sejak menjabat pada 2012.

Rincian Pelanggaran: Suap hingga Pengaturan Personel

Berdasarkan hasil investigasi, kedua mantan pejabat tinggi militer tersebut terbukti melakukan pelanggaran hukum yang serius:

  • Li Shangfu: Diduga kuat menerima serta memberikan suap dalam jumlah besar demi mengejar keuntungan pribadi. Xinhua melaporkan bahwa Li gagal menjalankan tanggung jawab politiknya.
  • Wei Fenghe: Terbukti menerima uang dan barang berharga sebagai imbalan atas bantuan dalam pengaturan personel militer. Tindakan Wei dikategorikan sebagai pelanggaran sangat serius yang menimbulkan dampak buruk serta kerugian besar bagi institusi.

Pembersihan Meluas di Unit Elite dan Jenderal Senior

Gelombang pembersihan ini tidak hanya menyasar jabatan menteri, tetapi juga merambah ke berbagai unit strategis:

  • Pasukan Roket: Unit elite yang mengelola senjata nuklir dan rudal konvensional ini telah menjadi sasaran pembersihan sejak 2023.
  • Pencopotan Zhang Youxia: Pada awal 2026, tindakan tegas ini meluas hingga menyasar Jenderal Zhang Youxia. Padahal, Zhang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Xi Jinping.

Melalui editorial resmi PLA Daily, militer China memperingatkan seluruh kader dan perwira senior agar menjadikan kasus Wei dan Li sebagai pelajaran pahit untuk tidak mencoba melakukan praktik serupa.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *