KALBARAYA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini diawali dengan upacara penyambutan kenegaraan yang megah sebelum kedua pemimpin negara melaksanakan diskusi bilateral.

Penyambutan Megah dan Meriah

Iring-iringan kendaraan PM Modi tiba di area Istana Merdeka sekitar pukul 10.20 WIB. Kemegahan penyambutan sudah terlihat sejak rombongan melintasi kawasan Silang Monas, di mana mereka dikawal ketat oleh 17 motor pengawal serta 120 pasukan berkuda.

Setibanya di halaman Istana, Narendra Modi langsung disambut hangat oleh Presiden Prabowo. Kedua pemimpin negara tersebut saling berjabat tangan, memberi hormat, dan berpelukan erat sebagai simbol eratnya hubungan kedua negara.

Suasana penyambutan kian meriah dengan adanya:

  • Penampilan spesial Tari Kreasi Betawi ‘Kemilau Jakarta’.
  • Sorak sorai dari sekitar 1.300 siswa Sekolah Dasar (SD) yang berbaris rapi di area Istana.

Upacara resmi kemudian dilanjutkan di pelataran Istana Merdeka dengan mengumandangkan lagu kebangsaan kedua negara, yang diiringi oleh dentuman meriam kehormatan sebanyak 21 kali. Setelah melakukan inspeksi pasukan, Prabowo dan Modi saling memperkenalkan delegasi masing-masing, diikuti sesi foto bersama serta pengisian buku tamu di Ruang Kredensial.

Perkuat Kerja Sama Strategis Lintas Sektor

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menjelaskan bahwa kedatangan PM Modi ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan yang sebelumnya dilakukan oleh Presiden Prabowo ke India. Pertemuan ini dinilai menjadi momentum krusial bagi peningkatan kemitraan strategis kedua negara.

Dalam pertemuan bilateral kali ini, Indonesia dan India dijadwalkan akan membahas sekaligus menandatangani sejumlah nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor penting.

“Kunjungan ini merefleksikan semakin dekatnya hubungan kerja sama antara Indonesia dan India. Ada beberapa kesepakatan dan MoU yang dibahas serta ditandatangani,” jelas Sugiono saat memberikan keterangan di Lanud Halim Perdanakusuma, Senin (6/7/2026).

Beberapa sektor strategis yang menjadi fokus dalam penandatanganan kerja sama tersebut meliputi:

  • Pertahanan: Penguatan keamanan regional.
  • Pendidikan & Kesehatan: Peningkatan kualitas SDM dan fasilitas medis.
  • Pengembangan Teknologi: Kolaborasi inovasi digital dan teknologi mutakhir.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *