KALBARAYA, BANGKOK – Pasangan ganda putri baru Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses menorehkan tinta emas dalam perjalanan karier mereka. Berjuang melalui drama rubber game, Tiwi/Fadia berhasil naik ke podium tertinggi Thailand Masters 2026 setelah menumbangkan wakil China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, Minggu (1/2).
Kemenangan ini menjadi sangat spesial karena merupakan gelar juara perdana bagi pasangan tersebut sejak didebutkan oleh PBSI pada Desember 2025. Hanya butuh dua turnamen bagi mereka untuk membuktikan taji pasca-debut di Indonesia Masters Januari lalu.
Jalannya Pertandingan: Kebangkitan dari Ketertinggalan
Laga pamungkas yang digelar di Nimibutr Stadium ini berlangsung sengit sejak menit pertama. Skor ketat 15-21, 21-15, dan 21-18 menjadi bukti betapa alotnya duel antara dua kekuatan Asia tersebut.
- Gim Pertama: Tiwi/Fadia sempat memberikan perlawanan sengit hingga kedudukan imbang 7-7. Namun, beberapa kesalahan sendiri dalam pengembalian shuttlecock membuat pasangan China mengambil alih kendali. Setelah tertinggal tipis 10-11 saat interval, performa Tiwi/Fadia sempat menurun hingga tertahan di angka 11-18, sebelum akhirnya menyerah 15-21.
- Gim Kedua: Memasuki set kedua, pasangan Indonesia mengubah strategi dan tampil lebih menekan. Sempat terjadi aksi saling kejar poin hingga 6-6, Tiwi/Fadia melesat hingga unggul jauh 11-6 di interval. Meski Bao/Li berusaha mengejar lewat smes-smes keras pasca-jeda, Tiwi/Fadia tetap tenang dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan dengan kemenangan 21-15.
Gim ketiga menjadi babak paling menegangkan. Atmosfer pertandingan memanas saat kedua pasangan saling adu drive dan pertahanan rapat. Ketegangan memuncak ketika papan skor menunjukkan angka kembar 15-15 pasca-interval.
Dalam poin-poin kritis, kematangan Siti Fadia di depan net dan ketangguhan Amallia di garis belakang menjadi pembeda. Lewat penempatan bola yang akurat, Tiwi/Fadia akhirnya mengunci kemenangan 21-18, sekaligus memastikan trofi Thailand Masters 2026 dibawa pulang ke tanah air.
