Ayah selebgram Lula Lahfah, Muhammad Feroz di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. Foto: Aprilandika Pratama/kumparan

KALBARAYA, JAKARTA – Kepergian selebgram Lula Lahfah menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya bagi pihak keluarga. Muhammad Feroz, ayahanda mendiang, menceritakan momen kebersamaan terakhir mereka yang kini dirasa sebagai firasat tersembunyi.

Ditemui usai prosesi pemakaman di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026), Feroz mengenang sebuah acara makan malam keluarga yang digelar Lula tepat satu minggu sebelum ia ditemukan berpulang.

“Seminggu sebelumnya dia mengajak kami makan-makan di rumah. Saat itu kami sempat bertanya ada acara apa, tapi dia menjawab tidak ada apa-apa, hanya ingin makan bersama saja. Kami tidak menyangka itu menjadi kenangan terakhir,” tutur Feroz dengan nada getir.

Sosok Anak yang Tertutup Soal Rasa Sakit

Di mata sang ayah, perempuan kelahiran 1999 itu dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap keluarga dan lingkungan pertemanannya. Namun, ada satu penyesalan besar yang dirasakan Feroz, yakni sifat Lula yang cenderung tertutup mengenai kondisi kesehatannya sendiri.

Feroz mengaku bahwa putrinya tersebut tidak pernah mengeluhkan rasa sakit atau menceritakan penderitaannya kepada orang tua. Informasi mengenai kondisi kesehatan Lula justru baru diketahui pihak keluarga dari kerabat dekat mendiang setelah kejadian memilukan tersebut.

“Dia tidak pernah mengeluh atau curhat soal sakitnya kepada kami. Kami justru baru tahu (detail sakitnya) dari teman-teman dekatnya. Itulah yang sangat kami sesali,” ungkapnya.

Kronologi Penemuan di Apartemen Dharmawangsa

Lula Lahfah ditemukan tidak bernyawa di apartemen pribadinya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026) malam. Penemuan jenazah bermula dari kecurigaan asisten rumah tangga (ART) lantaran Lula tak kunjung keluar dari kamar hingga larut.

Khawatir terjadi sesuatu, pihak keamanan apartemen akhirnya melakukan pembukaan paksa pintu kamar atas permintaan ART. Di sanalah Lula ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Berdasarkan hasil identifikasi awal pihak kepolisian, kematian Lula diduga kuat akibat penyakit yang dideritanya. Dugaan ini merujuk pada temuan sejumlah obat-obatan serta dokumen surat rawat jalan di lokasi kejadian yang menunjukkan mendiang memang tengah dalam pantauan medis.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *