KALBARAYA, LAMPUNG SELATAN – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, masih bergejolak. Berdasarkan hasil pengamatan pada Senin (7/9/2026) periode 00.00–06.00 WIB, Pos Pengamatan Gunung Api merekam sebanyak 100 kali kejadian gempa di kawasan gunung tersebut.

Rincian aktivitas kegempaan mencakup 44 kali gempa hybrid (fase banyak), 34 kali gempa low frequency, 17 kali gempa harmonik, empat kali gempa hembusan, serta satu kali gempa tremor menerus. Secara visual, puncak gunung tertutup kabut tebal sehingga pergerakan asap kawah tidak teramati. Sementara itu, kondisi cuaca di sekitar area terpantau berawan dengan embusan angin perlahan mengarah ke barat laut.

Mengingat dinamika vulkanik yang masih tinggi setelah diterpa serangkaian erupsi pada Minggu (6/9/2026), masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekati area kawah aktif. Pihak berwenang menginstruksikan sterilnya aktivitas warga di dalam zona bahaya radius 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *