KALBARAYA, JAKARTA – Musisi sekaligus selebritas Aldi Taher kembali mencuri perhatian publik lewat karya terbarunya bertajuk “Warung Madura”. Lagu yang baru saja dirilis ini mendadak viral lantaran liriknya yang unik, yakni mencantumkan deretan nama merek produk populer yang biasa ditemui di toko kelontong tersebut.

Meski lagunya sarat dengan penyebutan jenama, Aldi mengaku proses kreatifnya dilakukan secara spontan tanpa melalui tahapan riset khusus.

Tanpa Riset, Aldi: Semua Brand Harus Laris!

Ditemui di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Aldi menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan kurasi mendalam terhadap merek-merek yang masuk dalam lirik lagunya.

“Sama sekali tidak ada riset. Bisa tanya orang-orang, benar-benar tanpa riset,” ujar Aldi Taher dengan gaya khasnya, Selasa (28/4/2026).

Sambil berkelakar, ia menyebutkan bahwa alasannya tidak memilih-milih merek tertentu karena menganggap semua produk memiliki kualitas yang baik dan layak untuk sukses di pasar. “Semua brand itu bagus dan semuanya harus laris!” tambahnya.

Bakal Ada Sekuel Hingga Part 100

Kesuksesan lagu “Warung Madura” ternyata memicu respons unik dari para pemilik jenama. Aldi mengungkapkan bahwa banyak akun resmi merek-merek ternama yang menghubunginya melalui pesan singkat (Direct Message) karena merasa “iri” namanya tidak disebutkan dalam lagu pertama.

Menanggapi permintaan tersebut, Aldi merencanakan untuk merilis kelanjutan lagu ini dalam beberapa bagian ke depan.

“Nanti bakal ada Warung Madura part dua, tiga, empat, bahkan kalau perlu sampai seratus! Banyak brand yang DM saya, tanya kenapa mereka tidak disebut,” ungkap Aldi.

Performa di Kanal Digital

Saat ini, video musik “Warung Madura” dengan durasi 3 menit 31 detik tersebut sudah dapat dinikmati melalui kanal YouTube resmi alditaher tv. Sejak peluncurannya, video tersebut telah mengumpulkan lebih dari 36 ribu penonton dan terus bertambah seiring pembicaraan hangat di media sosial.

Lagu ini menambah daftar panjang karya “nyeleneh” Aldi Taher yang kerap kali memanfaatkan momentum viral dan isu-isu keseharian masyarakat Indonesia.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *