Kepulan asap membubung setelah ledakan yang dilaporkan terjadi di Teheran pada Sabtu, (28/2/2026). Foto: Atta Kenare/AFP

KALBARAYA, TEHERAN – Eskalasi serangan udara yang dilancarkan oleh aliansi Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran dilaporkan memakan korban jiwa dalam jumlah besar. Berdasarkan data terbaru, angka kematian meningkat drastis hingga mencapai 40 orang, dengan mayoritas korban merupakan warga sipil.

Laporan yang dihimpun dari kantor berita AFP menyebutkan bahwa tragedi paling memilukan terjadi di Provinsi Hormozgan, Iran Selatan. Serangan tersebut menghantam sebuah fasilitas pendidikan dan menewaskan puluhan siswi sekolah dasar (SD) di wilayah tersebut.

Dampak Serangan Meluas ke Negara Tetangga

Dampak dari ketegangan militer ini tidak hanya terbatas di wilayah kedaulatan Iran. Laporan dari lapangan menunjukkan adanya korban jiwa di negara-negara tetangga yang terdampak oleh rentetan serangan tersebut.

  • Irak: Tercatat sedikitnya dua orang tewas akibat imbas serangan di wilayah perbatasan.
  • Uni Emirat Arab (UEA): Satu korban jiwa dilaporkan jatuh menyusul aktivitas militer yang meluas ke kawasan Teluk.

Negara Teluk Dalam Status Siaga

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Timur Tengah masih berada dalam level ketegangan tinggi. Dentuman ledakan dilaporkan masih terdengar di beberapa negara Teluk, termasuk Qatar, Bahrain, hingga Uni Emirat Arab (UEA).

Masyarakat internasional kini menyoroti dampak kemanusiaan dari serangan ini, terutama menyusul jatuhnya korban dari kalangan anak-anak sekolah. Belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai total kerugian materiel maupun langkah diplomatik dari negara-negara terdampak untuk meredam konflik yang kian memanas ini.

Ringkasan Fakta Insiden:

  • Total Korban Tewas: 40 orang (Data sementara).
  • Lokasi Terparah: Sekolah Dasar putri di Provinsi Hormozgan, Iran Selatan.
  • Korban Lintas Negara: 1 tewas di UEA dan 2 tewas di Irak.
  • Situasi Terkini: Ledakan masih terdengar di Qatar, Bahrain, dan UEA.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *