
KALBARAYA – Setelah mencatatkan debut ekspor ke Filipina pada November 2025, Mitsubishi Motors kembali memperluas jangkauan pasarnya dengan menghadirkan Mitsubishi Destinator di Vietnam. SUV premium berkapasitas tujuh penumpang ini mulai dipasarkan secara resmi pada 1 Desember 2025 melalui Mitsubishi Motors Vietnam Co., Ltd. (MMV).
General Director MMV, Tomoki Yanagawa, menyampaikan bahwa kehadiran Destinator merupakan bagian dari perjalanan panjang Mitsubishi di Vietnam yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun. Ia menilai pasar Vietnam memiliki potensi besar, seiring tingginya penerimaan konsumen terhadap produk-produk Mitsubishi sebelumnya.
Vietnam dipilih sebagai negara tujuan ekspor berikutnya setelah Filipina karena dinilai sebagai pasar strategis di kawasan Asia Tenggara. Model-model Mitsubishi seperti Xpander dan Xforce tercatat meraih respons positif, sehingga Destinator diharapkan mampu melanjutkan tren tersebut.
Kehadiran Destinator di Vietnam juga menegaskan peran Indonesia sebagai basis produksi utama Mitsubishi di kawasan regional. Mobil ini diproduksi di Tanah Air dan menjadi bagian dari strategi ekspor global Mitsubishi yang menjangkau lebih dari 70 negara, termasuk wilayah Amerika Latin, Timur Tengah, hingga Afrika.
Mengusung karakter SUV yang dipadukan dengan kenyamanan khas MPV, Destinator ditujukan untuk keluarga yang membutuhkan kendaraan serbaguna untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh. Mitsubishi optimistis model ini dapat menjadi pilihan baru bagi konsumen Vietnam yang menginginkan kenyamanan sekaligus performa tangguh.
Sebelumnya, Destinator meluncur di Indonesia pada Juli 2025 dan mencatatkan pencapaian penjualan yang cukup signifikan. Dalam waktu empat bulan, jumlah pemesanan mencapai sekitar 12.000 unit, melampaui target awal tahun fiskal 2025 yang dipatok 10.000 unit.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Mitsubishi untuk mempercepat ekspansi ekspor Destinator. Selain Asia Tenggara, data industri menunjukkan bahwa model ini juga telah dikirim ke sejumlah negara di Amerika Latin dan Afrika.
Langkah ekspansi ini tidak hanya memperkuat posisi Mitsubishi di pasar internasional, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi industri otomotif nasional, khususnya dalam meningkatkan peran Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan untuk pasar global.