KALBARAYA, JAKARTA – Aplikasi pesan instan WhatsApp akhirnya angkat bicara mengenai gangguan teknis yang menyebabkan ribuan akun pengguna mendadak terblokir dan masuk ke status peninjauan (under review). Pihak Meta mengonfirmasi adanya kekeliruan sistem dan kini tengah melakukan pemulihan akses secara bertahap.
Sebelumnya, gelombang keluhan membajir media sosial seperti X dan Threads. Pengguna mengeluhkan akun mereka terputus secara tiba-tiba dan menampilkan pemberitahuan bahwa aktivitas serta info perangkat sedang ditinjau akibat dugaan pelanggaran Ketentuan Layanan.
Fenomena blokir massal ini memicu kepanikan, mengingat mayoritas pengguna merasa tidak melakukan pelanggaran atau kejahatan siber apa pun.
“Apakah ini permanen? Sudah minta pengajuan peninjauan berulang kali tapi lebih dari 24 jam belum pulih juga,” keluh akun @bulan_pretty9 di platform X.
Meta Akui Adanya Kesalahan Sistem
Meski Meta belum membeberkan pemicu utama eror ini serta cakupan wilayah yang terdampak, perusahaan pemilik WhatsApp tersebut secara terbuka mengakui adanya kekeliruan pada sistem penyaringan otomatis mereka.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa pemblokiran berkala sebenarnya merupakan prosedur standar untuk menangkal penyalahgunaan platform demi keamanan pengguna. Namun, eror tak terduga terkadang bisa terjadi.
“Kami selalu berupaya proaktif menghadang pihak-pihak yang menyalahgunakan layanan demi menjaga keamanan seluruh pengguna. Namun, terkadang sistem kami melakukan kekeliruan. Ketika hal itu terjadi, kami bergerak cepat memperbaikinya agar pengguna bisa kembali berkomunikasi,” terang Juru Bicara WhatsApp Indonesia.
Pemulihan Dilakukan Secara Bertahap
Dengan basis pengguna aktif bulanan menembus lebih dari 3 miliar orang di seluruh dunia, eror pada skala persentase kecil sekalipun tetap berdampak pada ribuan hingga jutaan pemilik akun.
Pihak Meta memastikan proses pemulihan sedang berlangsung. Bagi pengguna yang akunnya masih tertahan pada status under review, Meta mengimbau untuk tidak panik dan menunggu pemulihan sistem yang dilakukan secara bertahap.