Hasil Operasi Intelijen, TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasur Timah Ilegal Senilai Rp4 Miliar Lebih Dispenal

KALBARAYA, BANGKA — Komitmen TNI Angkatan Laut dalam memberantas penjarahan sumber daya alam kembali membuahkan hasil. Tim gabungan Satgas Aju Manggala Bhakti (AMB) Lanal Bangka Belitung bersama Satgassus Satintelmar Pusat Intelijen TNI AL (Pusintelal) sukses menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah ilegal di kawasan Muara Air Jukung, Belinyu, Kabupaten Bangka, Sabtu (20/6/2026) malam.

Operasi penyergapan yang berlangsung sekitar pukul 23.50 WIB ini didasarkan pada hasil pemantauan intelijen yang terpadu. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sedikitnya 85 karung (kampil) pasir timah siap selundup yang rencananya akan dibawa melalui jalur laut.

Berdasarkan kalkulasi awal, total berat barang bukti yang disita mencapai 4,25 ton. Dengan mengacu pada fluktuasi harga timah dunia saat ini, aksi tanggap cepat TNI AL ini diperkirakan berhasil menyelamatkan negara dari potensi kerugian finansial yang menembus lebih dari Rp4 miliar.

“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga sumber daya alam nasional dari berbagai bentuk tindak pidana penyelundupan,” bunyi rilis resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal).

Penyelidikan Jaringan Pelaku

Guna kepentingan penyidikan dan pendalaman materi kasus, seluruh barang bukti seberat miliaran rupiah tersebut kini telah digeser ke Markas Komando Lanal Bangka Belitung. Pihak berwenang juga tengah melakukan pengembangan di lapangan guna memburu jajaran otak intelektual maupun jaringan yang terlibat di balik penyelundupan ini.

Langkah tegas ini selaras dengan instruksi langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Kasal menginstruksikan seluruh jajaran di bawahnya untuk memperketat pagar pengawasan di wilayah perairan nasional, meningkatkan kewaspadaan intelijen, serta tidak menoleransi segala bentuk aktivitas ilegal yang merugikan kedaulatan ekonomi dan keamanan maritim Indonesia.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *