ISTIMEWA

KALBARAYA, PARIS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi memulai rangkaian kunjungan kenegaraannya di Paris, Prancis, pada Kamis (28/5) waktu setempat. Kedatangan Kepala Negara di kompleks bersejarah Les Invalides disambut langsung oleh Menteri Pertahanan Prancis, Sebastien Lecornu, sekitar pukul 15.30.

Menggunakan kendaraan Mercedes-Benz berwarna putih, Presiden Prabowo langsung diarahkan menuju halaman kehormatan militer Prancis guna mengikuti prosesi parade upacara militer kenegaraan.

Suasana khidmat menyelimuti area upacara saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang bergantian dengan lagu kebangsaan Prancis di pusat kota Paris tersebut. Selepas itu, Presiden Prabowo memperkenalkan jajaran delegasi resmi Indonesia yang mendampinginya, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Menteri Investasi sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani.

Tinjau Pasukan Menggunakan Kendaraan Taktis

Sebagai bagian dari penghormatan militer, Presiden Prabowo yang tampak mengenakan setelan jas abu-abu dan kacamata hitam diundang untuk meninjau jajaran pasukan militer Prancis. Peninjauan tersebut dilakukan di atas kendaraan alutsista taktis, di mana Presiden sesekali memberikan salam hormat kepada barisan prajurit yang berjaga.

Prosesi di Les Invalides ini merupakan pembuka dari agenda utama lawatan luar negeri Presiden Prabowo, sebelum dirinya bertolak menuju Istana Élysée untuk melangsungkan pertemuan tingkat tinggi bersama pemimpin Prancis. Kunjungan resmi ini sekaligus merupakan balasan atas lawatan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Jakarta pada tahun lalu.

Menuju Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership)

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan bahwa diplomasi ini memegang peranan sangat krusial dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara di tengah dinamika geopolitik global.

Dalam pertemuan bilateral mendatang, Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron diproyeksikan akan mengumumkan eskalasi status hubungan diplomatik kedua negara menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership).

“Dalam kunjungan ini, kedua Kepala Negara akan mendeklarasikan komitmen bersama untuk meningkatkan status hubungan bilateral ke tingkat Comprehensive Strategic Partnership. Langkah ini mencerminkan betapa pentingnya posisi strategis Indonesia dan Prancis bagi satu sama lain di tengah ketidakpastian global saat ini,” bunyi pernyataan resmi Kemlu RI yang dirilis melalui siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Peningkatan status kemitraan ini nantinya akan berfokus pada penguatan kerja sama di sektor diplomasi, penguatan industri pertahanan, serta komitmen bersama kedua negara dalam menjaga perdamaian dunia berdasarkan tatanan hukum internasional yang berlaku.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *