KALBARAYA, TEL AVIV — Perdana Menteri petahana Israel, Benjamin Netanyahu, akhirnya angkat bicara merespons dinamika hasil hitung cepat (exit poll) sementara pemilu legislatif. Di tengah data sejumlah media yang memperlihatkan persaingan ketat, Netanyahu mengeklaim bahwa Partai Likud bersama koalisi sayap kanan sukses mengamankan mayoritas suara dan siap membentuk pemerintahan baru.

Di hadapan para pendukungnya pada hari Rabu (28/10), Netanyahu dengan tegas menyatakan bahwa Partai Likud keluar sebagai partai terbesar yang tidak tertandingi.

 Klaim Mayoritas Blok Kanan: Menurutnya, perolehan suara mayoritas berada di pihak koalisi kanan dan hal itulah yang menjadi penentu utama.

 Tudingan Terhadap Stasiun TV: Netanyahu mengeklaim bahwa proyeksi awal berbagai saluran televisi yang sempat memenangkan kubu pesaingnya, Gadi Eisenkot, tidaklah akurat. Ia bahkan menuduh media-media tersebut sengaja mencoba melemahkan semangat pemilihnya agar golput dengan cara menampilkan prediksi kemenangan kubu oposisi.

 Sikap Tegas Terhadap Partai Arab: Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu kembali menegaskan penolakannya untuk menjalin kerja sama dengan partai-partai Arab, dengan tuduhan bahwa faksi tersebut menentang eksistensi kaum Yahudi.

Perolehan Kursi yang Ketat

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu sebagai respons perdana pasca-pemungutan suara Knesset yang diselenggarakan pada hari Selasa sebelumnya. Berdasarkan laporan dari lembaga penyiaran publik Kan serta stasiun TV Channel 11 dan Channel 13, kedudukan kursi antara kubu Netanyahu dan Eisenkot sempat tercatat imbang di angka 51 kursi. Sementara itu, Channel 12 memberikan proyeksi keunggulan tipis kepada kubu Eisenkot.

Dengan perolehan sementara ini, belum ada satu pun blok politik yang berhasil mencapai ambang batas mayoritas sebanyak 61 kursi guna menguasai parlemen Knesset secara mutlak. Kekurangan perolehan kursi tersebut sejatinya dapat ditutupi melalui dukungan partai-partai Arab yang diproyeksikan mengantongi 17 hingga 18 kursi. Kendati demikian, hingga kini belum ada blok utama yang bersedia merangkul partai-partai Arab untuk bergabung dalam koalisi.

Netanyahu memperkirakan hasil penghitungan suara final baru akan diumumkan secara resmi dalam rentang waktu satu hingga dua hari ke depan.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *