Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Benediktus. / Tribun Pontianak

KALBARAYA, NGABANG – Kualitas udara di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berada pada level sangat tidak sehat hingga berbahaya akibat dampak pekatnya kabut asap. Dinas Kesehatan setempat mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila mulai mengeluhkan gangguan pernapasan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Benediktus, mencatat akumulasi kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayahnya telah menembus 13.203 kasus sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Meski temuan 1.590 kasus pada Agustus tergolong belum melonjak drastis dibandingkan puncak kasus pada Januari lalu yang menyentuh 3.303 kasus, lonjakan konsentrasi partikel halus PM2,5 hingga mencapai 817,6 mikrogram per meter kubik tetap menjadi ancaman serius bagi organ pernapasan warga.

Guna menanggulangi dampak buruk kesehatan tersebut, Dinkes Landak telah mengoperasikan pos pelayanan oksigen darurat di 16 Puskesmas, RSUD Landak, hingga kantor dinas kesehatan. Petugas medis juga terus dikerahkan untuk membagikan masker serta mengedukasi masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan. Pasokan logistik kesehatan dipastikan mencukupi, dengan ketersediaan sekitar 350.000 masker medis, 43.847 masker anak, 535 masker oksigen, beserta cadangan obat-obatan yang memadai.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *