Presiden Prabowo luncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukung di Bekasi, Kamis (13/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

KALBARAYA, CIKARANG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah bertransformasi menjadi sebuah negara dan bangsa yang semakin matang. Kedewasaan ini dinilai menjadi modal krusial bagi Tanah Air untuk menjawab berbagai tantangan kompleks di era modern.

Pesan kebangsaan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat meresmikan peluncuran Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis (13/8/2026).

Menurut Prabowo, salah satu indikator utama kesuksesan sebuah negara di masa kini adalah kemampuannya dalam mengadaptasi dan menguasai ilmu pengetahuan.

“Di era modern ini, keberhasilan suatu bangsa diukur dari sejauh mana mereka menguasai sains dan teknologi, serta memanfaatkannya untuk menopang kehidupan berbangsa. Hanya dengan cara itulah sebuah negara bisa dikatakan benar-benar berhasil,” tegas Prabowo.

Anugerah Alam dan Peran Teknologi

Lebih lanjut, Kepala Negara mengingatkan kembali tentang skala kebesaran Indonesia. Ia menyebutkan bahwa Tanah Air dianugerahi wilayah yang sangat luas dan sumber daya alam yang melimpah ruah. Namun, ironisnya, kebesaran tersebut terkadang membuat bangsa ini luput menyadari potensi raksasa yang dimilikinya.

“Negara kita ini sangat besar dan luar biasa kaya. Saking besar dan kayanya, kadang-kadang kita sendiri sampai tidak sadar betapa berlimpahnya kekayaan kita,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Prabowo menyoroti pentingnya peran teknologi. Ia menyebut bahwa kecanggihan teknologi dapat menjadi alat untuk mempercepat pemetaan dan pengelolaan cadangan kekayaan alam yang dianugerahkan Tuhan kepada Indonesia.

Di akhir pidatonya, Prabowo merefleksikan perjalanan sejarah Indonesia. Meski jika dibandingkan dengan peradaban dunia Indonesia masih tergolong muda, ia meyakini bangsa ini sedang berada di jalur yang tepat.

“Kita ini termasuk bangsa yang relatif muda. Namun, saat ini kita sudah jauh lebih matang sebagai sebuah negara dan sebagai satu kesatuan bangsa,” tutupnya.Luncurkan MOLINAS, Prabowo: Indonesia Kini Semakin Matang

CIKARANG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini tengah bertransformasi menjadi sebuah negara dan bangsa yang semakin matang. Kedewasaan ini dinilai menjadi modal krusial bagi Tanah Air untuk menjawab berbagai tantangan kompleks di era modern.

Pesan kebangsaan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden saat meresmikan peluncuran Ekosistem Motor Listrik Nasional (MOLINAS) di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis (13/8/2026).

Menurut Prabowo, salah satu indikator utama kesuksesan sebuah negara di masa kini adalah kemampuannya dalam mengadaptasi dan menguasai ilmu pengetahuan.

“Di era modern ini, keberhasilan suatu bangsa diukur dari sejauh mana mereka menguasai sains dan teknologi, serta memanfaatkannya untuk menopang kehidupan berbangsa. Hanya dengan cara itulah sebuah negara bisa dikatakan benar-benar berhasil,” tegas Prabowo.

Anugerah Alam dan Peran Teknologi

Lebih lanjut, Kepala Negara mengingatkan kembali tentang skala kebesaran Indonesia. Ia menyebutkan bahwa Tanah Air dianugerahi wilayah yang sangat luas dan sumber daya alam yang melimpah ruah. Namun, ironisnya, kebesaran tersebut terkadang membuat bangsa ini luput menyadari potensi raksasa yang dimilikinya.

“Negara kita ini sangat besar dan luar biasa kaya. Saking besar dan kayanya, kadang-kadang kita sendiri sampai tidak sadar betapa berlimpahnya kekayaan kita,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Prabowo menyoroti pentingnya peran teknologi. Ia menyebut bahwa kecanggihan teknologi dapat menjadi alat untuk mempercepat pemetaan dan pengelolaan cadangan kekayaan alam yang dianugerahkan Tuhan kepada Indonesia.

Di akhir pidatonya, Prabowo merefleksikan perjalanan sejarah Indonesia. Meski jika dibandingkan dengan peradaban dunia Indonesia masih tergolong muda, ia meyakini bangsa ini sedang berada di jalur yang tepat.

“Kita ini termasuk bangsa yang relatif muda. Namun, saat ini kita sudah jauh lebih matang sebagai sebuah negara dan sebagai satu kesatuan bangsa,” tutupnya.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *