KALBARAYA, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tanggan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Operasi senyap ke-14 sepanjang semester pertama tahun ini didasari atas dugaan tindak pidana suap dalam transaksi jual-beli jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi perihal penindakan hukum tersebut saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
“Perkara ini diduga berkaitan dengan dugaan suap untuk suatu jabatan di Kabupaten Kuansing,” kata Budi, Selasa (30/6/2026).
Amankan 10 Orang di Dua Lokasi
Dalam operasi tersebut, tim penindak KPK mengamankan total sepuluh orang. Sembilan orang diringkus langsung di wilayah Kuansing, sementara satu orang lainnya diciduk di Jakarta.
Hingga saat ini, lima orang di antaranya telah digelandang ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. Kelima orang tersebut terdiri dari tiga pihak swasta, satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kuansing, dan satu orang anggota keluarga dari penyelenggara negara setempat.
Selain mengamankan para terperiksa, KPK juga menyita sejumlah dokumen transaksi keuangan serta satu unit mobil yang diduga kuat menjadi instrumen atau pemulus praktik suap tersebut.
Intensitas OTT KPK Sepanjang 2026
Penindakan di Kuansing ini menambah panjang daftar operasi senyap yang dilancarkan lembaga antirasuah sepanjang tahun 2026. Berdasarkan catatan berkala, KPK telah melancarkan 14 kali OTT dalam kurun waktu enam bulan terakhir, dengan rincian sebagai berikut:
| Bulan (2026) | Target / Kasus Terjaring OTT KPK |
| Januari | Kasus suap pajak KPP Madya Jakarta Utara; Wali Kota Madiun (Maidi); Bupati Pati (Sudewo). |
| Februari | Kepala KPP Madya Banjarmasin; Kakanwil Bea Cukai Sumbagbar (Rizal); Ketua & Wakil Ketua PN Depok. |
| Maret | Bupati Pekalongan (Fadia Arafiq); Bupati Rejang Lebong (M. Fikri Thobari); Bupati Cilacap (Syamsul Auliya Rachman). |
| April | Bupati Tulungagung (Gatut Sunu Wibowo). |
| Mei | Nihil (Tidak ada operasi tangkap tangan). |
| Juni | Penyerahan diri Wamen Imigrasi & Pemasyarakatan (Silmy Karim); Bupati Muara Enim (Edison); ASN Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI; dan OTT Jual-Beli Jabatan di Pemkab Kuansing. |
KPK memiliki waktu 1X 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan dalam OTT di Kuantan Singingi ini.