Suporter tim Persis Solo menyalakan flare usai timnya berhasil menang atas Dewa United Banten FC pada pertandingan BRI Super League 2025-2026 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026). Foto: Mohammad Ayudha/ANTARA FOTO

KALBARAYA, SOLO – Sebanyak 33 suporter Persis Solo terpaksa diamankan oleh aparat Polresta Surakarta saat bergulirnya laga sengit antara Persis Solo melawan Dewa United dalam lanjutan pekan ke-33 Super League musim 2025/2026. Puluhan pemuda tersebut kedapatan membawa serta menyalakan barang-barang terlarang seperti flare, petasan, hingga minuman keras (miras) di dalam Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/5) malam WIB.

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, melalui Kabagops Kompol Wahyu Joko Nugroho, mengungkapkan bahwa mayoritas pendukung yang ditangkap tersebut justru berasal dari luar Kota Solo.

Dari tangan para suporter, petugas mengamankan sejumlah barang bukti meliputi 23 buah flare, 2 buah smoke berukuran besar, 5 buah smoke kecil, 2 buah petasan jenis flare, 9 buah kembang api, serta satu botol minuman keras.

“Kami mengambil tindakan tegas dengan mengamankan 33 suporter terkait kepemilikan dan penggunaan barang-barang terlarang di area tribun Stadion Manahan,” jelas Kompol Wahyu Joko Nugroho saat memberikan konfirmasi, Minggu (17/5).

Dinilai Membahayakan Keselamatan Penonton

Pihak kepolisian menyayangkan aksi tidak tertib ini. Wahyu menegaskan, keberadaan benda-benda fluktuatif seperti petasan dan flare sangat diharamkan masuk ke dalam stadion karena memiliki risiko tinggi mengganggu jalannya laga serta mengancam keselamatan penonton lain.

Selain itu, konsumsi minuman beralkohol di lingkungan olahraga dinilai berpotensi kuat memicu gesekan antarpenonton yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Seluruh suporter yang terjaring razia langsung digelandang ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani proses pendataan, pemeriksaan intensif, serta pembinaan oleh Satreskrim,” tambahnya.

Sanksi Tipiring untuk Pembawa Miras

Setelah menjalani pemeriksaan, sebagian besar suporter diperbolehkan pulang usai menandatangani surat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi tindakan serupa di masa mendatang.

Kendati demikian, sanksi lebih berat tetap dijatuhkan kepada oknum yang membawa minuman beralkohol. “Khusus untuk dua orang suporter yang kedapatan membawa minuman keras, mereka diproses hukum lebih lanjut melalui sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) oleh Sat Samapta Polresta Surakarta,” tegas Wahyu.

Polresta Surakarta kembali mengimbau kepada seluruh pencinta sepak bola tanah air agar selalu menjunjung tinggi sportivitas dan mematuhi regulasi yang berlaku demi menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman.

Persis Solo Jaga Asa Lepas dari Zona Degradasi

Di lapangan hijau, pertandingan itu sendiri berakhir dengan kemenangan tipis Persis Solo atas Dewa United lewat skor 1-0. Gol tunggal penentu kemenangan Laskar Sambernyawa dilesakkan oleh bek asing Luka Dumancic pada menit ke-75.

Hasil positif ini krusial bagi Persis Solo untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan. Saat ini, Persis mengoleksi 31 poin dan bertengger di posisi ke-16 klasemen sementara. Kendati demikian, nasib mereka masih harus bergantung pada hasil pertandingan antara PSIM melawan Madura United.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *