KALBARAYA, JAKARTA – Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kediaman Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh (49), yang dilanda kebakaran pada Jumat (8/5/2026). Insiden yang berlokasi di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa tersebut merenggut nyawa Haerul Saleh.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, mengonfirmasi bahwa proses identifikasi dilakukan bersama Tim Puslabfor Mabes Polri untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.
Titik Api Berada di Ruang Kerja Lantai 4
Berdasarkan pemeriksaan awal, kobaran api diketahui berasal dari lantai empat rumah yang merupakan ruang kerja pribadi korban. Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.
Selain melakukan olah fisik di lokasi, kepolisian juga tengah menghimpun keterangan dari sejumlah saksi guna mendapatkan kronologi yang utuh.
“Penyelidikan fokus di lantai empat. Saat ini kami masih memintai keterangan dari para asisten rumah tangga dan saksi-saksi lainnya untuk disesuaikan dengan temuan alat bukti di lapangan,” ujar Kombes I Putu Yuni Setiawan di lokasi kejadian.
Dugaan Pemicu: Sisa Tiner Bekas Renovasi
Laporan awal mengenai musibah ini diterima petugas dari Ketua RT setempat yang melihat kepulan asap hitam pekat dari bagian atas rumah. Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 48 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk melokalisir api.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengungkapkan adanya dugaan sementara terkait pemicu kebakaran tersebut.
- Dugaan Awal: Api disinyalir muncul dari sisa-sisa tiner yang digunakan saat renovasi rumah.
- Operasi Pemadaman: Petugas mulai melakukan pemadaman pukul 08.07 WIB dan berhasil merampungkan operasi pada pukul 08.46 WIB.
- Evakuasi Korban: Jenazah Haerul Saleh telah dievakuasi ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.
Konfirmasi Pihak Kepolisian
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, membenarkan bahwa identitas korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut adalah Haerul Saleh. Hingga berita ini diturunkan, area rumah korban masih dipasangi garis polisi sementara tim ahli terus bekerja menyisid sisa-sisa material untuk menentukan penyebab final kebakaran.