KALBARAYA, JAKARTA – Negeri Tirai Bambu, China, kini tengah naik daun sebagai primadona baru bagi pelancong asal Indonesia. Pergeseran tren ini terlihat dari lonjakan angka kunjungan wisatawan nusantara yang memilih China sebagai lokasi menghabiskan masa libur mereka, menggeser peta persaingan destinasi internasional.
Berdasarkan analisis agen perjalanan Golden Rama Tours and Travel, fenomena ini dipicu oleh beberapa faktor eksternal, termasuk situasi geopolitik di Timur Tengah yang mendorong pelancong untuk mencari alternatif destinasi di kawasan Asia yang dianggap lebih aman dan stabil.
Kemudahan Visa dan Biaya Hidup Terjangkau
Vice President Business Development Golden Rama, Kitty Chandra, menjelaskan bahwa aksesibilitas menjadi kunci utama. “Wisatawan kini cenderung beralih ke destinasi Asia yang lebih dekat dan menawarkan kemudahan pengurusan visa. China saat ini menjadi salah satu pilihan favorit,” ungkapnya pada Rabu (22/4/2026).
Selain faktor regulasi, rendahnya biaya hidup (living cost) di China menjadi daya tarik tersendiri. Konten kreator sekaligus traveler, Azizah, menyebutkan bahwa popularitas drama China (C-Drama) turut mendongkrak rasa penasaran publik untuk mengunjungi kota-kota yang sedang populer di media sosial.
“Selain biayanya yang kompetitif, demam drama China juga menjadi katalis meningkatnya arus turis. Banyak kota di sana yang kini sedang hype dan menarik untuk dieksplorasi,” tutur Azizah.
Fasilitas Publik dan Ramah Wisatawan Muslim
Keunggulan lain yang ditawarkan China adalah penataan kota yang modern namun nyaman. Achmad Nurcholis, akademisi dari Universitas Sriwijaya yang sempat menetap di China, menyoroti banyaknya ruang publik berkualitas yang dapat dinikmati secara cuma-cuma.
“Tata ruang kotanya sangat ramah pengunjung. Banyak fasilitas seperti area pantai yang bisa diakses secara gratis tanpa biaya masuk, ini menjadi nilai tambah yang signifikan,” jelas Achmad.
Bagi wisatawan Muslim, China juga menawarkan kawasan ramah Muslim (Muslim-friendly), khususnya di kota-kota seperti Xi’an dan Kunming. Di wilayah tersebut, ketersediaan makanan halal dan rumah ibadah cukup melimpah berkat keberadaan komunitas Muslim lokal yang besar.
Rute Penerbangan Semakin Konektif
Kemudahan akses transportasi turut mendukung tren ini. Sejumlah maskapai internasional kini menyediakan layanan penerbangan langsung maupun transit dari Indonesia menuju berbagai kota besar di China, di antaranya:
- Air China
- China Southern Airlines
- China Eastern Airlines
- Xiamen Airlines
Rekomendasi Destinasi: Dari Metropolis Hingga Jalur Sutra
Meski Shanghai, Guangzhou, dan Chongqing masih menjadi destinasi arus utama, para pengamat perjalanan menyarankan beberapa lokasi alternatif yang belum banyak terjamah (underrated):
- Xinjiang: Menawarkan perpaduan unik budaya China dan pengaruh Kazakhstan.
- Xiamen: Cocok bagi mereka yang menyukai iklim tropis dengan suasana yang menyerupai kondisi cuaca di Indonesia.
- Xi’an & Kunming: Destinasi wajib bagi pemburu wisata religi dan sejarah Islam di China.
