KALBARAYA, SAMBAS – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Sambas. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Sambas, Ilham Jamaludin, meninggal dunia dalam sebuah insiden tragis di Pantai JS Resort Temajuk, Senin (16/2/2026) sore.
Peristiwa memilukan ini terjadi saat almarhum berupaya menyelamatkan putra kandungnya, Hazil Abrar Alfaziri (20), yang terseret arus saat sedang berenang. Nahas, derasnya gelombang laut justru membawa sang ayah ikut tergulung ombak.
Kronologi Upaya Penyelamatan
Insiden bermula sekitar pukul 17.30 WIB ketika Hazil berenang di kawasan pantai tersebut. Tanpa disadari, arus bawah laut yang kuat menyeret pemuda tersebut ke tengah. Melihat putranya dalam bahaya, Ilham secara spontan terjun ke air untuk memberikan pertolongan.
Namun, kuatnya arus laut di perairan Temajuk membuat keduanya kewalahan. Warga dan keluarga yang berada di lokasi sempat melihat keduanya hilang dari permukaan sebelum akhirnya Ilham berhasil ditarik ke darat dalam kondisi tidak sadarkan diri.
“Korban (Ilham) sempat dilarikan ke Puskesmas Temajuk, namun petugas medis menyatakan beliau telah berpulang sekitar pukul 18.00 WIB,” ungkap laporan dari lapangan.
Operasi SAR Gabungan dan Penemuan Korban Kedua
Pasca-insiden, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sintete, BPBD Sambas, TNI AL, Polsek Paloh, dan personel Pamtas langsung melakukan penyisiran intensif untuk mencari sang anak.
Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, mengonfirmasi bahwa setelah pencarian yang berlangsung hingga malam hari, Hazil akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (17/2) pagi.
“Pencarian dilakukan dengan peralatan selam dan navigasi lengkap. Kendala utama di lapangan adalah keterbatasan sinyal komunikasi serta arus laut yang bergerak cepat ke arah barat laut dengan kecepatan mencapai 12,5 knot,” jelas Zulhijah.
Duka Mendalam Masyarakat Sambas
Jenazah Ilham Jamaludin telah dibawa ke kediamannya di Perum Mutiara Indah, Desa Lumbang, Kabupaten Sambas. Suasana haru menyelimuti rumah duka saat sejumlah pejabat daerah, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Sambas, hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Almarhum dikenal sebagai sosok pejabat yang berdedikasi dan dekat dengan masyarakat. Pengorbanannya yang mempertaruhkan nyawa demi sang putra menjadi cerminan kasih sayang seorang ayah yang luar biasa.
Rencananya, ayah dan anak ini akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Sungai Pinang. Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para wisatawan untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta arus laut saat berkunjung ke kawasan pantai perintis seperti Temajuk.