KALBARAYA, SINTANG – Rabu 29 Juli 2029, Langkah nyata pemerataan energi di kawasan perbatasan Kalimantan Barat kembali terwujud. Anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan PT PLN (Persero) mengoperasikan aliran listrik penuh selama 24 jam di 6 (enam) desa yang berpusat di wilayah Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang.
Berkat perluasan jaringan elektrifikasi ini, sebanyak 1.003 pelanggan di kawasan perbatasan kini resmi menikmati pasokan daya listrik tanpa henti.
Sebelumnya, warga di enam desa tersebut hanya bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) lokal dengan jam operasional terbatas yang kerap membatasi mobilitas serta kegiatan warga di malam hari.
Gulam Mohamad Sharon menegaskan bahwa pemerataan akses energi 24 jam ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat pelosok.
“Listrik adalah fondasi utama kehidupan modern. Tersedianya daya 24 jam penuh ini akan memicu produktivitas masyarakat, membantu anak-anak belajar lebih maksimal di malam hari, mengoptimalkan fasilitas kesehatan, serta memberi nafas baru bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya,” tegas Gulam Sharon.
Kehadiran listrik yang andal ini diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperkuat sektor pelayanan publik di Kecamatan Ketungau Tengah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.