Ambulans RSUD Musiding senggol anak saat Karnaval 17-an. (tangkapan layar video media sosial).

KALBARAYA, PINRANG – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan insiden keributan antara petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan sopir ambulans RSUD Madising viral di media sosial. Mobil ambulans tersebut nyaris menjadi sasaran kemarahan warga dan petugas usai menyenggol seorang anak kecil di tengah kemeriahan Pawai Karnaval HUT RI di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Belakangan terungkap, armada medis tersebut terpaksa menerobos barisan kerumunan warga karena sedang mengangkut pasien dalam kondisi kritis yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Sopir ambulans RSUD Madising, Allo, menceritakan bahwa saat kejadian ia tengah melarikan seorang ibu hamil yang mengalami kondisi darurat pada janinnya untuk dirujuk ke RSUD Lasinrang, Pinrang.

“Saya membawa pasien gawat janin yang harus segera mendapatkan penanganan medis secepatnya,” terang Allo saat dikonfirmasi media, Kamis (13/8/2026).

Kronologi Insiden Keributan

Allo menjelaskan bahwa dirinya tidak asal menerobos lintasan karnaval. Ia mengaku telah mendapatkan ruang dan izin melintas dari petugas kepolisian yang menjaga jalur tersebut. Namun, saat kendaraan bergerak maju, seorang anak tiba-tiba menyeberang jalan tanpa menyadari kedatangan ambulans.

  • Terjadi Kontak: Bagian kanan mobil ambulans menyenggol tubuh anak tersebut saat menyeberang.
  • Tertahan Pasien: Allo sempat berniat turun dari kabin untuk mengecek kondisi sang anak, namun warga dan petugas setempat mendesaknya untuk terus melaju demi keselamatan bayi dan ibu hamil di dalam mobil.

Mengenai sikap anggota Satpol PP yang emosional dan hampir melayangkan pukulan kepadanya, Allo memilih berlapang dada. Ia memaklumi reaksi tersebut lantaran massa di lokasi tidak mengetahui kondisi darurat yang tengah dihadapinya.

“Saya tidak membawa kasus ini ke ranah pribadi. Saya paham tidak semua orang di lokasi mengerti situasi darurat yang sedang kami tangani,” tambah Allo.

Kondisi Korban dan Imbauan Tokoh Masyarakat

Respons cepat juga ditunjukkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pinrang, A Sri Widiyati Irwan, yang langsung menjenguk anak tersebut usai insiden terjadi. Dari hasil pemeriksaan, anak tersebut dinyatakan sehat dan tidak mengalami luka serius.

Sri Widiyati mengungkapkan bahwa anak itu mengakui kelalaiannya sendiri karena menyeberang secara mendadak tanpa memperhatikan lalu lintas kendaraan.

“Alhamdulillah kondisinya aman. Anak ini bercerita bahwa dia memang langsung menyeberang tanpa menengok ke kanan atau kiri,” jelas Sri.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memperpanjang polemik video viral tersebut. Menurutnya, insiden tersebut murni dipicu oleh situasi darurat medis yang berpapasan dengan penutupan jalan untuk acara perayaan warga.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *