Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau Jembatan Bailey Sungai Garoga di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

KALBARAYA, TAPANULI SELATAN – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung terhadap proyek jembatan bailey yang melintasi Sungai Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu (31/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan progres pemulihan infrastruktur konektivitas di wilayah tersebut berjalan sesuai target.

Dalam kunjungan kerja di penghujung tahun tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat teras, termasuk Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Mendagri Tito Karnavian, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Hadir pula Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.

Atensi terhadap Detail Infrastruktur Saat memeriksa fisik jembatan, Presiden Prabowo memberikan catatan khusus mengenai estetika struktur darurat tersebut. Melihat beberapa bagian besi penyangga yang tampak mulai berkarat, Kepala Negara meminta jajarannya untuk melakukan perbaikan visual agar infrastruktur tersebut tetap sedap dipandang.

“Cocoknya diberi warna apa?” tanya Prabowo sembari mengamati detail konstruksi besi jembatan, Rabu (31/12).

Jembatan bailey ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara personel gabungan TNI-Polri, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta BNPB. Pembangunan akses penyeberangan ini dilaporkan telah berlangsung selama enam hari terakhir untuk memulihkan mobilitas warga yang sempat terputus.

Menyapa Warga dan Pastikan Program MBG Selain mengecek kesiapan infrastruktur, Presiden Prabowo menyempatkan diri menjajal kekuatan jembatan dengan berjalan kaki menyusuri bentangan konstruksi tersebut. Di sela-sela peninjauan, suasana menjadi hangat saat Presiden menghampiri kerumunan anak-anak di sekitar lokasi.

Presiden secara khusus menanyakan implementasi program unggulan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), kepada anak-anak sekolah yang hadir. “Sudah dapat MBG belum?” tanya Presiden dengan nada akrab.

Hingga sore hari, rombongan kepresidenan masih berada di lokasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan dampak bencana dan pembangunan huntara di kawasan tersebut. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat segera memulihkan distribusi logistik dan ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan di awal tahun baru mendatang.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *