KALBARAYA – Dunia kelistrikan modern berutang besar pada tanggal 10 Juli 1856. Di sebuah desa terpencil yang kini menjadi bagian dari Kroasia, lahir seorang tokoh ikonik yang kelak mengubah wajah peradaban manusia: Nikola Tesla.
Lahir dari keluarga sederhana, Tesla mewarisi perpaduan karakter yang unik. Ayahnya merupakan seorang pendeta Ortodoks Serbia yang taat, sementara ibunya—meski tidak pernah mengenyam bangku sekolah—diakui sebagai wanita dengan kecerdasan luar biasa. Kombinasi genetika dan lingkungan inilah yang diyakini menjadi pemantik kejeniusan Tesla sejak usia dini.
BACA JUGA : Berantas ‘Matel’ Digital: Komdigi Desak Google Hapus 7 Aplikasi Pencuri Data Nasabah
Bila anak-anak sebaya di zamannya asyik bermain permainan tradisional, Tesla kecil justru sudah bergulat dengan hukum alam. Melansir catatan sejarah dari FoxNews, pada usia enam tahun, Tesla telah menunjukkan tanda-tanda sebagai ilmuwan masa depan melalui berbagai eksperimen yang tidak lazim.
Salah satu penemuannya yang paling fenomenal di masa kanak-kanak adalah sebuah mesin motor sederhana yang unik. Alih-alih menggunakan bahan bakar, Tesla memanfaatkan tenaga kumbang Juni (June beetles) untuk menggerakkan perangkat buatannya tersebut. Tak berhenti di situ, ia juga merakit senapan piston udara serta alat inovatif yang digunakannya khusus untuk menangkap katak.
Visi besar Tesla mengenai energi terbarukan ternyata sudah terpola sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar. Setelah berhasil merakit turbin air kecil, imajinasinya langsung melompat jauh ke Benua Amerika. Tesla kecil bermimpi suatu saat nanti ia dapat menjinakkan kekuatan dahsyat Air Terjun Niagara untuk diubah menjadi energi listrik.
Mimpi yang kala itu dianggap sebagai khayalan anak kecil, akhirnya terbukti menjadi kenyataan. Tepat pada tahun 1896, Tesla berhasil merancang sistem pembangkit listrik tenaga air skala besar pertama di Niagara. Pencapaian ini tidak hanya membuktikan kejeniusannya, tetapi juga menandai dimulainya era kelistrikan modern yang kita nikmati hingga hari ini.
