Wisma Danantara Indonesia di Jakarta, Minggu (29/6/2025). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

KALBARAYA, DELI SERDANG – Sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah komando Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Provinsi Aceh. Seremoni pelepasan ribuan relawan dan armada logistik ini dipusatkan di Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/12/2025).

Aksi bertajuk “BUMN Peduli” ini melibatkan belasan perusahaan pelat merah, termasuk PT PLN (Persero), guna mempercepat pemulihan infrastruktur dan kebutuhan dasar warga di serambi Mekkah.

BACA JUGA : Akses Vital Pulih, Jembatan Teupin Reudeup Kembali Hubungkan Wilayah Aceh Pasca-Banjir Bandang

Kehadiran BUMN Sebagai Kewajiban Moral Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan mandat moral perusahaan negara kepada rakyat.

“BUMN adalah milik rakyat. Saat masyarakat membutuhkan, kehadiran kami adalah kewajiban, bukan pilihan. Kami ingin memastikan kehadiran negara dirasakan langsung secara nyata, bukan sekadar simbolis,” ujar Dony dalam arahannya saat memimpin apel pelepasan relawan.

Berdasarkan data koordinasi Danantara, total sebanyak 109 truk bermuatan logistik tanggap darurat diberangkatkan. Selain itu, 1.066 relawan dari berbagai sektor BUMN diterjunkan langsung ke titik-titik terdampak di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

PLN Fokus pada Kelistrikan dan Sanitasi Dalam misi kemanusiaan ini, PT PLN (Persero) mengambil peran krusial dalam pemulihan layanan dasar. Dony Oskaria secara khusus mengapresiasi personel PLN yang bekerja tanpa henti memulihkan sistem kelistrikan agar aktivitas warga kembali normal.

Kontribusi PLN mencakup bantuan logistik spesifik berupa:

  • 10 unit truk air bersih dan 6 truk toren air.
  • Peralatan sanitasi dan kebersihan lingkungan.
  • Kebutuhan darurat seperti selimut, perlengkapan ibadah, hingga genset.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa prioritas utama perusahaan adalah menormalkan pasokan listrik sekaligus memastikan kebutuhan pangan dan kesehatan pengungsi terpenuhi.

“Kami tidak hanya fokus pada pemulihan jaringan listrik, tapi juga hadir melalui 24 titik dapur umum, penyediaan air bersih, hingga alat transportasi darurat seperti perahu karet,” jelas Darmawan.

Kolaborasi Lintas Sektor Hingga saat ini, bantuan yang telah mengalir meliputi bahan pangan pokok (beras, minyak goreng, gula), kebutuhan bayi, hingga obat-obatan untuk wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Tengah.

Darmawan meyakini kolaborasi yang diorkestrasi oleh Danantara menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana. “Dengan bekerja bersama, bantuan menjadi lebih terukur, tepat sasaran, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” tutupnya.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *