KALBARAYA, PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi memulai Operasi Lilin Kapuas 2025 guna menjamin keamanan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, di Lapangan Jananuraga Mapolda Kalbar, Jumat (19/12/2025).
Operasi kemanusiaan dan pengamanan ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat berjalan tertib dan kondusif.
Waspadai Potensi Bencana Alam Dalam arahannya, Irjen Pol. Pipit Rismanto menekankan bahwa pengamanan tahun ini memiliki tantangan ganda. Selain mengawal mobilitas massa, petugas juga diinstruksikan untuk melakukan mitigasi bencana alam mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu.
BACA JUGA : Buntut Kericuhan di PT SRM, Imigrasi Ketapang Amankan 29 WNA Asal Tiongkok
“Ada peningkatan kekuatan pengamanan kali ini. Selain merayakan Nataru, kami juga harus mengantisipasi potensi bencana alam yang mungkin terjadi akibat faktor cuaca,” ujar Irjen Pol. Pipit di sela-sela apel.
Sebaran Personel dan Titik Pos Sebanyak 3.586 personel gabungan diterjunkan dalam operasi skala besar ini. Kekuatan tersebut terdiri dari 2.024 anggota Polri serta 1.562 personel dari instansi mitra seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Basarnas, hingga relawan dari Senkom dan Pramuka.
Para personel akan disiagakan di 70 titik strategis yang meliputi 41 Pos Pengamanan, 19 Pos Pelayanan, dan 10 Pos Terpadu. Adapun objek pengamanan mencakup 6.487 gereja, 4 Pos Lintas Batas Negara (PLBN), objek wisata, serta pusat transportasi seperti bandara dan pelabuhan.
Prioritas Keamanan dan Penegakan Hukum Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bayu Suseno, menambahkan bahwa Operasi Lilin Kapuas 2025 mengedepankan tindakan preventif dan preemtif yang didukung oleh penegakan hukum secara terukur.
“Prioritas kami adalah keselamatan warga yang beribadah maupun melakukan mudik. Pengawasan ketat juga dilakukan terhadap peredaran minuman keras, narkotika, serta potensi penyebaran hoaks di media sosial yang dapat mengganggu toleransi beragama,” jelas Kombes Bayu.
Menutup keterangannya, Kapolda Kalbar menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru bagi masyarakat yang merayakan. Ia juga mengimbau seluruh warga di Bumi Khatulistiwa untuk tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama masa libur panjang.
