KALBARAYA, KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang menunjukkan komitmen serius dalam upaya peningkatan kesehatan lingkungan dan masyarakat. Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara tegas menekankan pentingnya deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan sebagai indikator utama kemajuan daerah.
Bupati Wilyo menyatakan bahwa tantangan terbesar dalam menjaga kesehatan publik adalah perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, kebiasaan BAB sembarangan tidak dapat lagi ditoleransi karena memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap penyebaran penyakit menular.
BACA JUGA : Dugaan Penghinaan Suku Dayak di TikTok, PN Pontianak Gelar Sidang Perdana Terdakwa Riezky Kabah
“Edukasi mengenai pentingnya sanitasi yang layak sudah harus merata. Kalau dulu mungkin kesadaran tentang pentingnya memiliki fasilitas MCK belum maksimal, sekarang kebiasaan BAB sembarangan harus dihentikan total. Ini adalah pondasi kesehatan kita bersama,” tegas Wilyo, Senin (15/12).
Syarat Mutlak Status Desa Mandiri Lebih lanjut, Bupati Wilyo mengaitkan status ODF dengan pencapaian predikat Desa Mandiri. Ia menegaskan bahwa desa yang belum mampu mendeklarasikan ODF secara penuh dianggap belum memenuhi syarat dasar untuk menyandang status Desa Mandiri.
“Kami menjadikan ODF sebagai kriteria wajib. Desa yang sudah ODF, barulah layak kita sebut desa yang benar-benar mandiri. Karena itu, saya meminta seluruh Camat dan Kepala Desa untuk terus memonitor dan memastikan seluruh wilayah Ketapang benar-benar bebas dari BAB sembarangan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berjanji akan terus memberikan dukungan penuh serta mendorong peran aktif pemerintah di tingkat kecamatan dan desa. Tujuannya adalah memastikan program ODF tidak hanya berjalan, tetapi juga berkelanjutan, seiring dengan penerapan pola hidup sehat lainnya, seperti kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, pengelolaan sampah yang tepat, dan memastikan konsumsi air minum yang dimasak dengan benar. Kebijakan ini diharapkan mampu secara fundamental meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Ketapang.
