LETNAN Jenderal Vladimir Alexeyev, Wakil Kepala Pertama Direktorat Intelijen Militer (GRU), dilarikan ke rumah sakit setelah menjadi target penembakan di apartemennya di Moskow, Jumat (6/2) pagi waktu setempat.

KALBARAYA, MOSKOW – Gelombang teror terhadap perwira tinggi militer Rusia kembali berlanjut. Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev (64), yang menjabat sebagai Wakil Kepala Pertama Direktorat Intelijen Utama (GRU), dilaporkan menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di kawasan barat laut Moskow, Jumat (6/2/2026).

Insiden berdarah ini menambah panjang daftar upaya pembunuhan terhadap elit militer Rusia di tengah konflik yang masih berkecamuk di Ukraina.

Kronologi Kejadian dan Kondisi Korban

Berdasarkan keterangan resmi Komite Investigasi Rusia, Alekseyev diberondong peluru saat berada di sebuah gedung apartemen. Meski menderita beberapa luka tembak, jenderal senior tersebut segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

“Penyelidikan intensif telah dibuka untuk mengungkap pelaku di balik serangan ini,” ujar juru bicara Komite Investigasi, Svetlana Petrenko. Hingga saat ini, pihak otoritas belum merilis rincian mengenai identitas terduga pelaku maupun motif spesifik dari penembakan tersebut.

Vladimir Alekseyev merupakan figur sentral di intelijen Moskow. Pemegang gelar Pahlawan Rusia ini memiliki rekam jejak panjang, mulai dari operasi militer di Suriah hingga perannya saat negosiasi dengan kelompok tentara bayaran Wagner dalam pemberontakan singkat Juni 2023 silam.

Terjadi Usai Perundingan Diplomatik di Abu Dhabi

Penembakan ini terjadi di tengah situasi diplomatik yang sensitif. Hanya berselang sehari sebelumnya, delegasi Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat baru saja menuntaskan perundingan selama dua hari di Abu Dhabi guna mencari resolusi atas konflik yang telah memasuki tahun keempat.

Ironisnya, delegasi Rusia dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh atasan langsung Alekseyev, yakni Laksamana Igor Kostyukov. Meskipun Moskow kerap menuduh Kyiv berada di balik serangkaian pembunuhan perwira senior, hingga saat ini pemerintah Ukraina belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden yang menimpa Alekseyev.

Daftar Perwira Senior yang Menjadi Sasaran

Dalam beberapa bulan terakhir, keamanan para petinggi militer Rusia tampak rentan. Alekseyev bukanlah target pertama yang disasar di wilayah domestik Rusia:

  • Desember 2025: Letnan Jenderal Fanil Sarvarov tewas akibat ledakan bom mobil.
  • April 2025: Letnan Jenderal Yaroslav Moskalik meninggal dunia setelah alat peledak menghancurkan mobilnya di dekat apartemen.
  • Desember 2024: Letnan Jenderal Igor Kirillov tewas dalam serangan bom yang disembunyikan pada sebuah skuter listrik di luar kediamannya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dalam beberapa kesempatan mengakui adanya “likuidasi” terhadap sejumlah tokoh militer Rusia sebagai bentuk penegakan keadilan, meskipun jarang menyebutkan nama secara spesifik segera setelah kejadian.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *