Panglima TNI terpilih Jenderal TNI Agus Subiyanto melambaikan tangan saat sidang paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/11/2023). DPR menyepakati penetapan Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nym.(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adh)

KALBARAYA, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan perombakan besar-besaran di jajaran struktural Tentara Nasional Indonesia. Sebanyak 187 Perwira Tinggi (Pati) dari tiga matra tercatat mengalami rotasi dan mutasi jabatan demi memperkuat efektivitas organisasi dan penyegaran kepemimpinan.

Keputusan strategis ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 yang diterbitkan pada 15 Desember 2025. Penunjukan wajah-wajah baru di posisi kunci ini dipandang sebagai langkah adaptif TNI dalam merespons tantangan pertahanan yang semakin dinamis.

Distribusi Mutasi Antarmatra Mutasi kali ini mencakup perwira dari seluruh matra dengan rincian sebagai berikut:

  • TNI Angkatan Darat: 109 Perwira Tinggi
  • TNI Angkatan Laut: 36 Perwira Tinggi
  • TNI Angkatan Udara: 42 Perwira Tinggi

BACA JUGA : Viral Bantuan Udara TNI Disebut Kosong, Letkol Supriyanto: Itu ‘Helibox’, Isinya Terukur

“Rotasi ini merupakan bagian dari pembinaan karier berkelanjutan untuk memastikan profesionalisme personel dan kesiapan satuan tetap berada di level tertinggi,” ujar Mayjen TNI Freddy Ardianzah dalam keterangan resminya, Selasa (23/12/2025).

Pergeseran Jabatan Strategis Salah satu pergantian yang mencolok terjadi di sektor komunikasi publik. Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah resmi ditunjuk sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menggantikan Mayjen TNI Freddy Ardianzah.

Di internal TNI AD, posisi Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) kini dijabat oleh Brigjen TNI Mochamad Masrukin. Sementara itu, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun dipercaya menjabat Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Penyegaran di Matra Laut dan Udara Perubahan juga menyentuh level pimpinan di TNI AL dan AU. Laksma TNI Sumarji Bimoaji resmi mengemban tugas sebagai Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII. Di sisi lain, Marsda TNI Mochammad Untung Suropati dipromosikan menjadi Panglima Komando Operasi Udara (Pangkodau) II, beralih dari jabatan sebelumnya sebagai Asintel Kasau.

Freddy menambahkan bahwa seluruh rangkaian mutasi ini dilakukan dengan pertimbangan matang untuk menjaga kualitas kepemimpinan nasional di lingkungan militer. Estafet kepemimpinan ini diharapkan mampu membawa energi baru dalam menjaga kedaulatan di matra darat, laut, dan udara secara terintegrasi.

By APZ APZ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *