KALBARAYA, PONTIANAK – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pontianak mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat Kalimantan Barat, khususnya yang bermukim di sepanjang pesisir sungai, untuk mewaspadai potensi banjir rob selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menekankan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Mengingat kondisi air pasang yang kerap terjadi di akhir tahun, ia meminta orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas buah hati mereka di sekitar tepian sungai.
“Kami mengimbau para orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak saat bermain di tepi sungai. Hal ini sangat krusial untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan, terutama saat kondisi pasang air laut,” ujar Junetra di Pontianak, Minggu (21/12/2025).
Siaga SAR Khusus Hingga Januari 2026 Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi keadaan darurat, Basarnas Pontianak resmi menggelar Siaga SAR Khusus Nataru. Operasi kesiapsiagaan ini dijadwalkan berlangsung selama 18 hari, terhitung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Junetra menjelaskan bahwa seluruh personel dan peralatan telah disiagakan untuk merespons cepat setiap laporan kecelakaan maupun kondisi yang membahayakan jiwa manusia di wilayah kerja Kalimantan Barat.
“Siaga SAR Khusus ini adalah bentuk kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Natal maupun warga yang sedang menikmati liburan akhir tahun,” tambahnya.
Layanan Darurat 115 Masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan kondisi darurat atau permintaan evakuasi melalui emergency call Basarnas di nomor 115. Layanan ini beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.
Selain warga lokal, SAR Pontianak juga menaruh perhatian pada aspek keselamatan transportasi bagi para pemudik. Para pelancong dan penyedia jasa transportasi perairan diminta untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca serta menyediakan alat keselamatan yang memadai demi kelancaran perjalanan di masa libur panjang ini.
