Pengunjung dan karyawan salah satu supermarket di Pontianak saat mengamankan terduga pencurian, Kamis (18/12/2025). (Foto: RRI Pontianak/Indri)

KALBARAYA, PONTIANAK – Keberanian dan kewaspadaan seorang pengunjung berhasil menggagalkan aksi dugaan pencurian di sebuah supermarket di kawasan Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, pada Kamis (18/12/2025) malam. Terduga pelaku berhasil diamankan setelah gerak-geriknya terpantau mencurigakan sejak awal.

Saksi mata yang meminta identitasnya dirahasiakan menceritakan bahwa dirinya sudah menaruh curiga saat melihat pelaku mondar-mandir di dalam toko hingga tiga kali. Pelaku tampak melakukan pengamatan situasi seolah sedang mencari celah untuk melancarkan aksinya.

“Saya sudah memantau gelagatnya yang tidak wajar sejak awal. Dia bolak-balik seperti sedang mengincar sesuatu. Jadi, saya tetap mengawasi dari kejauhan sambil berpura-pura belanja,” ungkap saksi tersebut.

Tertangkap Basah Menyelinapkan Barang ke Tas Kecurigaan saksi terbukti benar ketika ia melihat langsung pelaku memasukkan empat buah jam tangan ke dalam tasnya tanpa melewati meja kasir. Saat hendak diamankan, pelaku sempat mencoba membela diri dengan berdalih berniat membayar barang-barang tersebut.

“Waktu saya cegat, dia masih sempat mengelak dan beralasan mau bayar. Padahal, saya melihat jelas jam tangan itu sudah disembunyikan di dalam tasnya,” tambahnya.

Pelaku sempat memberikan perlawanan saat digiring petugas keamanan menuju area internal supermarket. Dalam upaya menghilangkan jejak, pelaku bahkan sempat membuang kotak kemasan barang yang dicurinya.

Ditemukan Beragam Barang Bukti Lain Setelah dilakukan pemeriksaan bersama staf swalayan, ditemukan sejumlah barang lain di dalam tas terduga pelaku yang belum dibayar, di antaranya alat cukur rambut dan sebuah benda berbahan kaca.

Pasca kejadian tersebut, saksi menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada manajemen supermarket. “Yang terpenting bagi saya adalah mencegah tindak kriminal di tempat umum. Urusan selanjutnya saya serahkan ke pihak toko,” pungkasnya.

Hingga laporan ini disusun, pihak supermarket masih melakukan pendalaman internal terkait insiden ini. Belum ada konfirmasi resmi apakah kasus ini akan dibawa ke jalur hukum atau dilaporkan ke kepolisian setempat.

By DYL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *